The Body Shop Vitamin E Lip Care Stick SPF 15

Pelembap bibir dengan bentuk stick yang mengandung vitamin E sehingga mampu melembapkan bibir kering dan melindungi dari sinar UV.
The Body Shop Vitamin E Range

Konten halaman

EWG Score

EWG Scoring

Warna pada komposisi produk mengacu kepada ‘Hazard Score Key’ EWG Cosmetics Database.

Hijau : Low Hazard
Orange : Moderate Hazard
Merah : High Hazard
Hitam : Tidak ada keterangan

Beberapa bahan mungkin memiliki range angka tergantung penggunaannya. Contoh: suatu bahan memiliki range score EWG 1-3 dimana berdasarkan EWG score 1&2 masuk pada kategori hijau dan 3 sudah berada dalam kategori moderate (warna orange). Maka, dalam ulasan berikut warna yang diberikan adalah berdasarkan angka tertinggi (dalam contoh adalah 3), sehingga warna bahan akan menjadi berwarna orange. 

Untuk lebih jelas mengenai bahan skor pada bahan, lihat glosarium tentang bahan skin care di sini.

The Body Shop Vitamin E Lip Care Stick SPF 15

The Body Shop Vitamin E Lip Care Stick SPF 15

Tentang Produk

Pelembap bibir dengan bentuk stick yang mengandung vitamin E sehingga mampu melembapkan bibir kering dan melindungi dari sinar UV.


Komposisi / Ingredients

The Body Shop Vitamin E Lip Care Stick SPF 15

ACTIVE INGREDIENTS:

Octisalate (5.0% w/w), Octocrylene (3.0% w/w), Avobenzone (2.0% w/w).

INACTIVE INGREDIENTS:

Ricinus Communis (Castor) Seed Oil, Olea Europaea Fruit Oil, Beeswax, Hydrogenated Coconut Oil, Euphorbia Cerifera (Candelilla) Wax, C12-15 Alkyl Benzoate, Caprylic/Capric Triglyceride, Tocopheryl Acetate, Ammonium Glycyrrhizate, Triticum Vulgare (Wheat) Germ Oil, Vanilla Planifolia Fruit Extract, Calendula Officinalis Flower Extract, Echinacea Purpurea Extract, Tocopherol, Glycine Soja (Soybean) Oil


Klaim

Sumber : The Body Shop official website

  • Suitable for all skin types
  • With SPF 15
  • With vitamin E
  • With Community Trade coconut oil from Samoa and olive oil from Italy

Rekomendasi Belanja


Lihat produk The Body Shop lainnya »

Informasi Komposisi

OctisalateCairan berminyak tak berwarna hingga kekuningan muda yang berfungsi sebagai filter tabir surya UVB (280-320nm) dengan absorbansi puncak pada 306 nm. Bukan filter yang kuat, dan selalu digunakan dalam kombinasi dengan agen tabir surya lain untuk lebih meningkatkan SPF dan untuk melarutkan filter UV padat lainnya. Memiliki profil keamanan yang baik dan diizinkan untuk digunakan pada konsentrasi maksimal 5% baik di AS maupun di Eropa dan 10% di Jepang.
OctocryleneBahan kimia tabir surya yang larut dalam minyak yang melindungi kulit dari UVB dan sedikit UVA II dengan penyerapan puncak 304 nm. Perlindungannya lumayan namun tidak cukup kuat (kehilangan 10% perlindungan SPF dalam 95 menit) dan sering digunakan untuk menstabilkan filter UV yang kurang stabil lainnya, misalnya, Avobenzone. Bahan ini juga sering digunakan untuk meningkatkan ketahanan air pada produk. Profil keamanan Octocrylene secara umum cukup baik, meskipun studi review di Contact Dermatitis melaporkan “peningkatan jumlah pasien dengan alergi kontak sinar terhadap octocrylene.” Terutama orang dewasa dengan sensitivitas ketoprofen dan anak-anak dengan kulit sensitif, jadi jika Anda memiliki anak kecil, mungkin lebih baik menggunakan tabir surya bebas octocrylene.
AvobenzoneSatu-satunya agen tabir surya kimiawi yang tersedia secara global yang memberikan perlindungan UVA yang tepat. Merupakan standar emas global untuk perlindungan UVA dan merupakan tabir surya UVA yang paling banyak digunakan di dunia. Bahan ini memberikan perlindungan yang sangat baik di seluruh rentang UVA (310-400 nm yang merupakan UVA1 dan UVA2) dengan perlindungan puncak pada 360 nm. Avobenzone kehilangan 36% kapasitas penyerapan UV-nya hanya setelah satu jam terkena sinar matahari (alasan mengapa tabir surya harus diaplikasikan kembali setelah beberapa jam).
Ricinus Communis (Castor) OilMinyak sayur yang berasal dari biji jarak yang asam lemak utamanya adalah asam risinoleat. Ini digunakan dalam kosmetik sebagai emolien, meskipun sifat uniknya adalah ketika kering membentuk film padat yang dapat mengikat air. Minyak jarak juga dapat meningkatkan penyerapan bahan kosmetik lainnya. Jarang dikaitkan dengan sensitivitas kulit, tetapi dapat memiliki rasa yang sedikit lengket pada kulit.
Beeswax / Cera AlbaBahan alami yang dibuat oleh lebah untuk membangun dinding sarang lebahnya. Merupakan agen pengental yang memiliki beberapa sifat emolien, dan sering digunakan dalam lip balm.
Euphorbia Cerifera (Candelila) WaxEkstrak yang berasal dari tanaman candelilla; digunakan sebagai agen pengental dan emolien untuk memberikan bentuk pada produk seperti lipstik atau alas bedak.
C12-15 Alkyl BenzoateBahan sintetis digunakan sebagai agen peningkat emolien dan tekstur dalam kosmetik. Larut dalam minyak dan bahan-bahan seperti minyak, dan dapat memberikan hasil akhir yang lembut pada produk. Kelarutannya yang sangat baik adalah salah satu alasan utamanya digunakan di banyak tabir surya, karena membantu menjaga bahan aktif tersebar di seluruh formula.
Caprylic/Capric TriglycerideBerasal dari minyak kelapa dan gliserin dan dianggap baik untuk nutrisi kulit.

Tinggalkan Balasan