Teori Gestalt

Teori Gestalt merupakan salah satu teori penting dalam desain karena aplikasi teorinya cukup sering dipakai dalam desain. Teori gestalt ini cukup membantu dalam memahami bagaimana persepsi visual dapat terbentuk. Dalam postingan ini, seperti ingin menepati “janji” saya di postingan sebelumnya. Saya menyebutkan bahwa teori gestalt berhubungan dengan konsep kesatuan (unity), dalam teori gestalt akan dijelaskan bagaimana komponen-komponen yang berbeda diolah sedemikian rupa sehingga membentuk suatu visual tertentu yang utuh dan seperti satu kesatuan.

Terdapat 5 poin dalam teori gestalt ini yang mungkin akan mejelaskan yang saya maksud sebelumnya:

1. Kesamaan Bentuk (Similarity)

gestalt-similarity

Kesamaan atau kemiripan bentuk dalam gestalt terjadi apabila ada satu bagian objek mirip dengan bagian objek lain sehingga memiliki karakteristik yang masih berhubungan.

Seperti pada gambar elang di samping. Terlihat bentuk segitiga yang mengelilingi kepala elang dan juga bulu leher elang yang juga berbentuk segitiga. Kesamaan bentuk antara bulu leher dan segitiga yang mengelilingi kepala elang  memiliki karakteristik yang sama (sama-sama meruncing). Hal ini mampu menghasilkan kesan seperti suatu kesatuan gambar. Namun demikian, kita dapat melihat bahwa segitiga yang menjadi bulu leher elang adalah segitiga yang berbeda dengan yang mengelilingi kepala elang, perbedaan ini disebut anomali dan pada akhirnya akan memberikan penekanan pada kepala elang.

2. Kontinuitas (Continuity)

gestalt-continuity

Kontinuitas terjadi ketika arah penglihatan bergerak dalam satu alur dari satu objek ke objek lain. Dalam logo ‘Space’ di samping, kita bisa melihat ada garis lengkung yang disusul oleh gambar bintang seolah-olah gambar bintang tersebut bergerak dari S menuju E. Garis lengkung itulah yang seolah-olah menuntun penglihatan kita berpindah dari objek satu ke objek lain sampai akhirnya berhenti pada bentuk bintang.

3. Penutupan Bentuk (Closure)

gestalt-closure

Penutupan terjadi ketika bidang negatif pada suatu objek visual masih merupakan suatu kesatuan dari objek sebenarnya.

Contoh yang familiar adalah pada logo WWF di samping. Antara bagian positif (bewarna hitam) terdapat ruang-ruang kosong. Namun ruang-ruang kosong tersebut justru melengkapi bentuk dan memberi kesan belang pada panda yang menjadi ikon WWF

4. Kedekatan Posisi (Proximity)

gestalt-proximity

Kedekatan elemen-elemen pada suatu gambar dapat mempengaruhi bagaimana kita melihat elemen-elemen tersebut dalam satu kesatuan. Seperti contoh gambar rusa di samping yang dibentuk dari elemen-elemen seperti garis yang berdekatan dan diletakkan dalam komposisi tertentu sehingga membentuk siluet rusa yang berlari/melompat. Bayangkan apabila garis-garis tersebut diletakkan berpencar, maka kita akan sulit menangkap elemen-elemen garis tersebut sebagai satu kesatuan rusa

5. Figure

gestalt-figure

Figur atau gambar dalam gestalt adalah penggabungan 2 obyek gambar sehingga pada bidang negatif (negative spacemuncul obyek baru.

Seperti contoh gambar di samping, kita bisa melihat 2 orang anak sedang bermain bola dan diantara 2 anak itu terlihat bentuk lain seperti benua Afrika.

Share on:

with love,

vriske rusniko | @vriskerusniko |vriske@windowslive.com

Thank you for all the readers! If you like the content and want to support, you can donate via Ko-fi (Global) or Trakteer (Indonesia)

Postingan sebelumnya

Postingan selanjutnya

Tinggalkan komentar

Home
Journal
Design
Others
Search