Beauty notes

Scrub Agents

Scrub agent adalah bahan yang biasanya bersifat abrasif yang berfungsi mengangkat sel kulit mati dan kotoran pada kulit.
Glosarium Skincare

EWG Score

EWG Scoring

Data yang ada dalam postingan ini disadur dari website Paula’s Choice
Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia agar bisa menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan informasi yang disampaikan.
Apabila ada kekeliruan mohon kiranya agar menulis di kolom komentar sebagai masukan.
Untuk meningkatkan kualitas, perbaikan dan pemutakhiran sebisa mungkin akan terus dilakukan.

Scrub Agents

Scrub agents adalah bahan yang biasanya bersifat abrasif yang berfungsi mengangkat sel kulit mati dan kotoran pada kulit. Cek EWG Score-nya di sini.

Nama BahanPenjelasanEfektivitasEWG Score
Alumina​Aluminium oksida, yang digunakan sebagai abrasif, zat penebalan, dan penyerap dalam kosmetik.Baik2
Aluminum silicate​Garam yang memiliki sifat penyerap dan abrasif.Baik1-3 (tergantung penggunaan)
Apricot kernel​Sering disebut sebagai scrub “alami”. Kernel aprikot memiliki tepi yang tidak teratur dan terkadang tajam yang dapat menggores atau merobek kulit.Sedang1-3 (tergantung penggunaan)
Azuki beans​Sering digiling untuk digunakan dalam produk lulur perawatan kulit.Sedang1
Diatomaceous earth​Batu berpori berwarna terang terdiri dari kerangka makhluk laut kecil yang disebut diatom. Biasanya digunakan sebagai bahan abrasif dalam produk scrub.Sedang1-2 (tergantung penggunaan)
Jojoba esters​Campuran ester dari minyak jojoba dan minyak jojoba terhidrogenasi yang digunakan sebagai emolien, oklusif, atau sebagai partikel scrub dalam kosmetik.Baik1
Polyethylene​Campuran ester dari minyak jojoba dan minyak jojoba terhidrogenasi yang digunakan sebagai emolien, oklusif, atau sebagai partikel scrub dalam kosmetik.Baik1
Polyethylene glycol​Juga terdaftar sebagai PEG pada label bahan, dapat membantu menjaga produk tetap stabil dan melakukan fungsi yang mirip dengan gliserin. Karena polietilen glikol dapat menembus kulit, bahan ini membantu mengirimkan bahan-bahan lain ke bagian kulit yang lebih dalam. Polietilen glikol seperti yang digunakan dalam kosmetik dimurnikan untuk keamanan.Baik1-3 (tergantung penggunaan)
Sea salt​Dapat efektif sebagai scrub topikal, tetapi jika dibiarkan pada kulit, dapat meningkatkan risiko reaksi sensitivitas.Sedang1
Sodium bicarbonate​Garam anorganik sintetis lebih dikenal sebagai baking soda. Ini memiliki banyak fungsi dalam kosmetik, termasuk pH adjuster, zat buffering, dan abrasif, seperti pada scrub wajah atau tubuh.Baik1
Sodium chloride​Lebih dikenal sebagai garam dapur biasa. Digunakan terutama sebagai zat pengikat dalam produk perawatan kulit dan kadang-kadang sebagai produk abrasif dalam scrub. Penggunaan natrium klorida yang paling umum dalam kosmetik adalah sebagai agen penebalan.Baik1
Walnut shell powder​Bersifat abrasive dan digunakan dalam produk scrub. Namun bahan ini memiliki tepi yang tajam dapat menyebabkan goresan mikroskopis di kulit setiap kali Anda menggunakannya.Sedang1