Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee


Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee

EWG Score

Ewg Scoring Header

Hijau : Low Hazard | Orange : Moderate Hazard | Merah : High Hazard | Hitam : Tanpa keterangan

Warna pada komposisi produk mengacu kepada ‘Hazard Score Key’ EWG Cosmetics Database.

Beberapa bahan mungkin memiliki range angka tergantung penggunaannya. Contoh: suatu bahan memiliki range score EWG 1-3 dimana berdasarkan EWG score 1&2 masuk pada kategori hijau dan 3 sudah berada dalam kategori moderate (warna orange). Maka, dalam ulasan berikut warna yang diberikan adalah berdasarkan angka tertinggi (dalam contoh adalah 3), sehingga warna bahan akan menjadi berwarna orange. 

Pelajari bahan-bahan skin care di sini.


Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee

Tentang produk

Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee

Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee memiliki kandungan Glutathione (Mother of Antioxidant), Vitamin E, Collagen dan buliran scrub halus. Apabila digunakan secara rutin dapat membantu meregenerasi, melembabkan serta mencerahkan kulit tubuh secara lebih maksimal.


Komposisi / Ingredients

Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee

Aqua Demineralisata, Sodium Laureth Sulfate, Acrylates/Steareth 50 Acrylate Copolymer, Lauryl Betaine, Coconut Fatty Acid Diethanolamide, Fragrance (Parfume) Components and Finished Fragrances, Sodium Lauryl Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Glycine, Collagen, Tocopheryl Acetate, Polyethylene, DMDM Hydantoin, EDTA, Citric Acid, CI 77400


Lihat produk Scarlett lainnya


Informasi Komposisi

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk.

Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Bahan pembersih yang paling umum .Sering tertukar dengan sodium lauryl sulfate (SLS), tetapi keduanya sama sekali tidak sama. Molekul SLES memiliki bagian kepala yang larut dalam air lebih besar yang membuatnya lebih lembut dan tidak terlalu menyebabkan iritasi.

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Polyethylene adalah plastik paling umum di dunia. Ini adalah polimer super serbaguna (molekul dari subunit berulang) dan dalam hal kosmetik, ini sering disebut sebagai microbeads. Mampu mengentalkan formula bebas air, meningkatkan kekerasan dan meningkatkan titik leleh emulsi dan balsem tanpa air.

Memiliki sifat pelepas formaldehida. Bekerja sangat baik melawan bakteri dan juga memiliki kemampuan fungisida ringan. Jumlah yang kecil tidak apa-apa, namun, dalam jumlah yang lebih besar dapat mematikan.

Rekomendasi Belanja

with love,

Thank you for all the readers! If you like the content and want to support, you can donate via Ko-fi (Global) or Trakteer (Indonesia)

Share on:

LEBIH UNTUNG PAKAI SHOPBACK 💵

Dapatkan uang Cashback setiap Anda belanja di ratusan e-commerce via ShopBack, uang cashback tersebut bisa dicairkan ke dalam rekening bank Anda (BCA, BNI, BRI, CIMB Niaga, Mandiri).

CEK PROMO MARKETPLACE DI SINI 🤑❗

Berbagai macam kupon, promo, diskon, hot deals dari berbagai marketplace favoritmu kita rangkum di sini!

Postingan sebelumnya

Postingan selanjutnya

Tinggalkan Balasan

Home
Journal
Design
Others
Search