Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream


Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Cleansing Gel

EWG Score

Ewg Scoring Header

Hijau : Low Hazard | Orange : Moderate Hazard | Merah : High Hazard | Hitam : Tanpa keterangan

Warna pada komposisi produk mengacu kepada ‘Hazard Score Key’ EWG Cosmetics Database.

Beberapa bahan mungkin memiliki range angka tergantung penggunaannya. Contoh: suatu bahan memiliki range score EWG 1-3 dimana berdasarkan EWG score 1&2 masuk pada kategori hijau dan 3 sudah berada dalam kategori moderate (warna orange). Maka, dalam ulasan berikut warna yang diberikan adalah berdasarkan angka tertinggi (dalam contoh adalah 3), sehingga warna bahan akan menjadi berwarna orange. 

Pelajari bahan-bahan skin care di sini.


Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream

Tentang produk

Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream

Sumber : Garnier official website

Serum Cream dengan formula tanpa minyak untuk kulit sensitif rentan berjerawat. Dengan kombinasi Oil Control Zinc dan Ekstrak Witch Hazel yang melembutkan, dapat mengurangi tampilan jerawat, bekas jerawat, dan pori tampak lebih kecil. Menjaga kulit agar tetap lembap selama 24 jam, terasa nyaman, dan tidak lengket. Tidak menyebabkan alergi pada wajah.


Komposisi / Ingredients

Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream

Aqua/Water, Dimethicone, Glycerin, Hydrogenated Polyisobutene, Alcohol Denat, Butylene Glycol, Glyceryl Sterate, Salicylic Acid, Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate, Isopropyllauroyl Sarcosinate, Octyldodecanol, Acrylonitrile/Methyl Methacrylate/Vinylidene Chloride Copolymer, BHT, Capryloyl Glycine, Capryloyl Salicylic Acid, Dimethicone/Vinyldimethicone Crosspolymer, Disodium EDTA, Hamamelis Virginiana Water/Witch Hazel Water, Isobutane Maltodextrin, PEG-100 Stearate, Perlite, Phenylethyl Resorcinol, Poloxamer 338, Salix Arba Bark Extract/Willow Bark Extract, Silica, Silica Silyate, Sodium Hydroxide, Sodium Polyacrylate, Stearyl Alcohol, T-Butyl Alcohol, Tocopherol, Xanthan Gum, Zinc PCA, Parfum/Fragrance



Informasi Komposisi

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk.

Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak. Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Membuat kulit menjadi halus, menciptakan kilau halus dan membentuk pelindung (alias oklusif). Selain itu bekerja dengan baik untuk mengisi garis-garis halus dan kerutan dan membuat kulit terlihat kencang (untuk sementara).

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Memiliki beberapa manfaat: pelarut yang baik, meningkatkan penetrasi, formulanya ringan, astringen yang baik dan antimikroba. Bahan ini bisa sangat mengeringkan jika bahan ini termasuk bahan pertama dalam daftar bahan/komposisi produk. Beberapa ahli bahkan berpendapat bahwa paparan alkohol secara teratur merusak pelindung kulit dan menyebabkan peradangan meskipun hal ini masih diperdebatkan.

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Biasa digunakan untuk merawat kulit bermasalah. Dapat mengelupas kulit baik di permukaan maupun di pori-pori. Merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Bahan ini lebih efektif untuk mengobati komedo daripada jerawat. Untuk jerawat, gabungkan dengan agen antibakteri seperti benzoyl peroxide atau asam azelaic.

Butylated hydroxytoluene, sintetis antioksidan kuat yang dapat memberikan masalah kesehatan bila dikonsumsi secara oral. Jumlah penggunaan BHT dalam produk kosmetik biasanya 0,01-0,1%, dan tidak menimbulkan risiko bagi kulit, juga tidak menembus kulit cukup jauh untuk diserap ke dalam aliran darah.

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Juga dikenal sebagai alkali, natrium hidroksida adalah bahan yang sangat basa yang digunakan dalam jumlah kecil dalam kosmetik untuk membentuk dan menahan pH suatu produk. Juga digunakan sebagai agen pembersih dan denaturasi. Dalam konsentrasi tinggi merupakan sensitizer kulit yang signifikan.

Polimer superabsorben (molekul besar dari subunit berulang) yang memiliki kemampuan mengikat air yang luar biasa. Kadang-kadang disebut sebagai “waterlock” dan dapat menyerap 100 hingga 1000 kali massanya dalam air. Adapun penggunaannya dalam produk kosmetik adalah sebagai multi-tasker praktis yang mengentalkan formula berbasis air dan memiliki beberapa sifat pengemulsi juga menstabilkan emulsi.

Bahan sintetis yang memiliki manfaat anti-penuaan karena kemampuannya melawan enzim penyebab penuaan.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 out of 5 stars (based on 0 reviews)
Excellent0%
Very good0%
Average0%
Poor0%
Terrible0%

There are no reviews yet. Be the first one to write one.

with love,

Thank you for all the readers! If you like the content and want to support, you can donate via Ko-fi (Global) or Trakteer (Indonesia)

Share on:

LEBIH UNTUNG PAKAI SHOPBACK 💵

Dapatkan uang Cashback setiap Anda belanja di ratusan e-commerce via ShopBack, uang cashback tersebut bisa dicairkan ke dalam rekening bank Anda (BCA, BNI, BRI, CIMB Niaga, Mandiri).

PECINTA PROMO WAJIB CEK 🤑

Berbagai macam kupon, promo, diskon, hot deals dari berbagai marketplace favoritmu kita rangkum di sini!

Tinggalkan Balasan

Home
Journal
Design
Others
Search