Cetaphil UVA/UVB Defense SPF 50+/UVA 28

Cetaphil UVA UVB

Warna pada komposisi produk mengacu kepada ‘Hazard Score Key’ EWG Cosmetics Database.

Hijau : Low Hazard
Orange : Moderate Hazard
Merah : High Hazard
Hitam : Tidak ada keterangan

Beberapa bahan mungkin memiliki range angka tergantung penggunaannya. Contoh: suatu bahan memiliki range score EWG 1-3 dimana berdasarkan EWG score 1&2 masuk pada kategori hijau dan 3 sudah berada dalam kategori moderate (warna orange). Maka, dalam ulasan berikut warna yang diberikan adalah berdasarkan angka tertinggi (dalam contoh adalah 3), sehingga warna bahan akan menjadi berwarna orange. 

Untuk lebih jelas mengenai bahan skor pada bahan, lihat glosarium tentang bahan skin care di sini.

EWG Score

Konten halaman

EWG Scoring
Cetaphil UVA/UVB Defense SPF 50+/UVA 28
Beli produk asli di sini

Tentang produk

Pelembap sekaligus tabir surya untuk wajah dan seluruh tubuh ini melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan penuaan dini. Menutrisi, melembapkan, sekaligus menjaganya!

Komposisi / Ingredients

Cetaphil UVA/UVB Defense SPF 50+/UVA 28

Aqua, C12-15 Alkyl Benzoate, Glycerin, Ethylhexyl Salicylate, Titanium Dioxide, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Propylene Glycol, Bisethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Octocrylene, Cyclopentasiloxane, Stearic Acid, Dimethicone, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Nylon-12, Petrolatum, Aluminum Hydroxide, Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate, Disodium EDTA, Drometrizole Trisiloxane, Ethylhexyl Triazone, Ethyl 4-Hydroxybenzoate, Glyceryl Stearate, Hydrogenated Soybean Oil, Hydroxypropyl Methylcellulose, Methyl 4-Hydroxybenzoate, Myristyl Myristate, PEG-100 Stearate, Phenoxyethanol, Potassium Cetyl Phosphate, Propyl 4-Hydroxybenzoate, Sodium Chloride, Stearyl Alcohol, Terephthalylidene Dicamphor Sulfonic Acid, Tocopherol, Triethanolamine

Manfaat Produk

Cetaphil UVA/UVB Defense SPF 50+/UVA 28
  • Dengan teknologi Mexoryl® SX yang memberikan photoprotection tinggi dan sistem perlindungan UVA/UVB yang luas.
  • Teruji klinis sebagai pelembap wajah yang membantu menutrisi dan melembapkan.
  • Cepat diserap, tidak meninggalkan bekas putih atau lengket di kulit.
  • Krim pelembap yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic).
  • Hypoallergenic 
  • Baik digunakan untuk segala jenis kulit termasuk kulit sensitif atau kulit dengan fungsi kulit yang terganggu.
  • Teruji secara dermatologi.

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk.

Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat (kristal cair), melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Propylene Glycol adalah cairan tidak berwarna, yang tugas utamanya, biasanya, adalah meningkatkan stabilitas produk. Ini berarti memastikan bahwa produk tidak membeku atau meleleh dalam suhu rendah atau tinggi. Untuk mencapai ini, biasanya hanya digunakan dalam jumlah kecil – biasanya kurang dari 2%. Fungsi lainnya termasuk menjadi humektan (membantu kulit menarik air), menjadi pelarut untuk bahan lain dan menjadi penambah penetrasi.

Silikon berstruktur siklik berukuran panjang 5 unit yang sangat umum digunakan. Bersifat setipis air dan tidak menempel di kulit namun dapat menguap (disebut silikon volatil). Mirip dengan silikon lainnya, Cyclopentasiloxane memberi kulit dan rambut kesan halus dan lembut.

Membuat kulit menjadi halus, menciptakan kilau halus dan membentuk pelindung (alias oklusif). Selain itu bekerja dengan baik untuk mengisi garis-garis halus dan kerutan dan membuat kulit terlihat kencang (untuk sementara).

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Bahan yang membantu menyetel pH formulasi kosmetik agar tepat. Bahan ini sangat basa: larutan 1% memiliki pH sekitar 10.

Tinggalkan Balasan