Avoskin Miraculous Retinol Ampoule



EWG Score

Ewg Scoring Header

Hijau : Low Hazard | Orange : Moderate Hazard | Merah : High Hazard | Hitam : Tanpa keterangan

Warna pada komposisi produk mengacu kepada ‘Hazard Score Key’ EWG Cosmetics Database.

Beberapa bahan mungkin memiliki range angka tergantung penggunaannya. Contoh: suatu bahan memiliki range score EWG 1-3 dimana berdasarkan EWG score 1&2 masuk pada kategori hijau dan 3 sudah berada dalam kategori moderate (warna orange). Maka, dalam ulasan berikut warna yang diberikan adalah berdasarkan angka tertinggi (dalam contoh adalah 3), sehingga warna bahan akan menjadi berwarna orange. 

Pelajari bahan-bahan skin care di sini.


Avoskin Miraculous Retinol Ampoule

Tentang produk

Avoskin Miraculous Retinol Ampoule

Web resmi : avoskinbeauty.com (Avoskin Official Website)

Avoskin Miraculous Retinol Ampoule memiliki kandungan utama 3% Actosome Retinol yang 50% lebih rendah efek samping pada kulit dibandingkan dengan retinol lainnya. Dipadu dengan kandungan Vitamin E, ekstrak buah pomegranate, dan ekstrak green tea yang bekerja secara optimal untuk memicu regenerasi sel kulit sehingga meningkatkan produksi kolagen alami pada kulit.

Produk Miraculous Retinol Ampoule ini efektif untuk:

  • Menunda munculnya tanda penuaan dini pada kulit.
  • Menyamarkan noda hitam dan garis halus.
  • Menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit.
  • Mencerahkan kulit wajah dan meredakan jerawat.

Tips:
– Jika muncul kemerahan atau iritasi, kurangi frekuensi penggunaan.


Komposisi / Ingredients

Avoskin Miraculous Retinol Ampoule

Water, Propylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Biosaccharide gum-1, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Fruit) Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus Seed Extract, BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12



Informasi komposisi

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk.

Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak. Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Propylene Glycol adalah cairan tidak berwarna, yang tugas utamanya, biasanya, adalah meningkatkan stabilitas produk. Ini berarti memastikan bahwa produk tidak membeku atau meleleh dalam suhu rendah atau tinggi. Untuk mencapai ini, biasanya hanya digunakan dalam jumlah kecil – biasanya kurang dari 2%.


Fungsi lainnya termasuk menjadi humektan (membantu kulit menarik air), menjadi pelarut untuk bahan lain dan menjadi penambah penetrasi.

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat (kristal cair), melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Berasal dari minyak kelapa dan gliserin dan dianggap baik untuk nutrisi kulit.

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Butylated hydroxytoluene, sintetis antioksidan kuat yang dapat memberikan masalah kesehatan bila dikonsumsi secara oral. Jumlah penggunaan BHT dalam produk kosmetik biasanya 0,01-0,1%, dan tidak menimbulkan risiko bagi kulit, juga tidak menembus kulit cukup jauh untuk diserap ke dalam aliran darah.

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.


Rekomendasi Belanja

vriske.com is a reader-supported blog. When you buy through links on our site, we may earn little affiliate commission.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 out of 5 stars (based on 0 reviews)
Excellent0%
Very good0%
Average0%
Poor0%
Terrible0%

There are no reviews yet. Be the first one to write one.

with love,

Thank you for all the readers! If you like the content and want to support, you can donate via Ko-fi (Global) or Trakteer (Indonesia)

Share on:

LEBIH UNTUNG PAKAI SHOPBACK 💵

Dapatkan uang Cashback setiap Anda belanja di ratusan e-commerce via ShopBack, uang cashback tersebut bisa dicairkan ke dalam rekening bank Anda (BCA, BNI, BRI, CIMB Niaga, Mandiri).

PECINTA PROMO WAJIB CEK 🤑

Berbagai macam kupon, promo, diskon, hot deals dari berbagai marketplace favoritmu kita rangkum di sini!

Tinggalkan Balasan

Home
Journal
Design
Others
Search