Dari postingan saya sebelumnya, bisa dilihat bahwa untuk mengerti dan mendalami suatu hal (spoiler: di postingan tersebut saya membahas tentang UX Designer) kita harus mampu melakukan penelitian yang baik dan komprehensif. Membuka kembali catatan, saya menemukan catatan penuh dengan bulleted list tentang hal-hal yang perlu kamu ketahui untuk melakukan interview penelitian.
Catatan ini saya buat ketika mengikuti acara UXID pertama yang mahal itu -mahal bagi saya- (saya sebut mahal karena harganya sampai jutaan rupiah namun tetap sold out, karena memang targetnya kebanyakan korporasi sih). Karena mahal, jadinya supaya bisa tetap ikutan Alhamdulillah dapat kesempatan untuk jadi volunteer acara tersebut. Jadi jangan sia-sia kan info berikut dan gunakan semaksimal mungkin karena informasi ini bernilai jutaan rupiah! Untuk tema ini, seminar dibawakan oleh Turi McKinley dari Frog Design, US.

Jadi, apa saja hal-hal yang perlu kamu ketahui untuk melakukan interview penelitian?

Tentukan Fokus Penelitan

Menentukan fokus penelitian adalah hal pertama yang perlu kita lakukan untuk mencegah penelitian melenceng alias luber kemana-mana. Yah, namanya juga fokus ya.
Memang sering kali terjadi kita menemukan hal-hal menarik dalam perjalanan penelitian kita. Namun, sering pula hal-hal menarik ini pula lah yang mengaburkan tujuan awal penelitian kita, sehingga kita terlena untuk “eksplorasi” lebih jauh dan, balik lagi seperti yang saya katakan sebelumnya, luber kemana-mana. Dengan menentukan fokus awal penelitian, kita bisa menghindari hal tersebut dan penelitian bisa berlangsung lebih efektif & efisien.

Menurut Turi, ada 10 hal yang perlu kita lakukan pada tahap penentuan fokus penelitan ini, yaitu :

  • Memiliki kedalaman terhadap topik yang ditentukan
  • Membangun hipotesis
  • Tulis 2 sampai 4 tujuan penelitian
  • Tentukan target yang akan jadi partisipan
  • Tentukan lokasi
  • Siapkan timeline
  • Identifikasinya peran & tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat
  • Estimasikan kebutuhan terjemahan
  • Menentukan output penelitian
  • Menuliskan rencana penelitian

Merekrut Partisipan

Partisipan yang dipilih untuk penelitian pun tidak bisa sembarangan. Hal ini tentunya untuk menjaga kualitas dan ke-valid-an penelitian itu sendiri.
Berikut 5 tahapan dalam fase ini :

  • Menentukan metode perekrutan
  • Menuliskan poin-poin yang menjadi recruitment screener
  • Rekrut partisipan
  • Pilih partisipan
  • Review jadwal & logistik

Menyiapkan Material Interview

Masih persoalan perekrutan, karena kembali lagi kepada kualitas penelitian yang membutuhkan partisipan yang sesuai dengan syarat-syarat untuk mencapai hasil penelitian yang relevan dan valid.
7 hal yang harus diperhatikan pada tahap interview:

  • Review kembali output yang diharapkan
  • Tentukan alat yang akan digunakan dalam interview
  • Tulis petunjuk diskusi
  • Tentukan arah rekaman (posisi kamera, mic dlsb)
  • Buat paket interview
  • Latih interview sebelum bertemu partisipan
  • Kumpulkan alat-alat yang dibutuhkan untuk interview
  • Jangan lupa alat-alat di-charge terlebih dahulu agar tidak kehabisan daya
  • Tentukan peran & tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam proses interview
  • Tentukan penamaan media sehingga namanya tidak ‘untitled-1′ semua
  • Cek hadiah
  • Review kembali semuanya

Proses Interview

  • Amati konteksnya
  • Buat kesan pertama yang baik
  • Sampaikan peraturan/tata tertib interview
  • Tanyakan pertanyaan terbuka (open-ended question)
  • Ambil foto dan atau rekam video
  • Tulis hal-hal yang perlu dicatat
  • Review kembali petunjuk interview (interview guide) – apakah sesuai kondisi di lapangan
  • Kumpulkan formulir persetujuan
  • Jangan lupa melakukan debriefing harian, apabila interview dilakukan berhari-hari

Analisis & Sintesis

Setelah melakukan interview, kita sampai kepada tahap terakhir yaitu analisis dan sintesis.
Ada 5 hal yang perlu kita lakukan pada tahapan ini, yaitu:

  • Tulis insight, observasi & quotes (kutipan kata dari partisipan yang layak dibahas/didalami lebih lanjut)
  • Buat pengelompokan yang berarti
  • Identifikasi pola & gambarkan kesimpulan
  • Buat dalam format output yang sesuai
  • Back-up data

Memang tulisan ini lebih mengarah ke riset sosial dan human behaviour. Jika teman-teman punya tips, info atau opini tentang proses penelitan atau research (misalnya metode lain atau tips-tips lain) boleh di-share di kolom komentar ya!